Penerimanaan Mahasiswa Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau Tahun Akademik 2021/2022

DESKRIPSI PROGRAM

Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah pengakuan kompetensi hasil belajar dari pembelajaran nonformal, informal, dan pengalaman kerja kecapaian hasil berlajar pembelajaran formal, yaitu berupa pembebasan sejumlah mata kuliah atau perolehan sks untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi (mahasiswa yang diterima hanya diwajibkan mengikuti beberapa mata kuliah yang tidak memperoleh pengakuan). Program bantuan ini mengajak calon mahasiswa untuk mendaftar di Perguruan Tinggi (Universitas, Insitut, atau Sekolah Tinggi) pada program Sarjana dan Magister (non-vokasi). Bagi mahasiswa yang mendaftar dan diterima, akandiberikan bantuan subsidi biaya kuliah satu semester

Tujuan

– Memberikan Kesempatan kepada masyarakat untuk belajar sepanjang hayat melalui pendidikan formal pada jenjang Pendidikan Tinggi.

– Mendorong masyarakat yang karena berbagai hal terputus kuliahnya atau tidak dapat melanjutkanpendidikan di Perguruan Tinggi tetapi memiliki pengalaman kerja dan kompentensi yang relavan untuk dapat melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

– Memberikan bantuan untuk mendaftarkan secara gratis di Perguruan Tinggi yang ditunjuk dan memberikan bantuan subsidi biaya kuliah pada semester pertama.

Kriteria Perserta

– Lulusan SMA atau sederajat yang memiliki pengalaman kerja untuk dapat melanjutkan pada program Sarjana.

– Lulusan D1/D2/D3 atau pernah mengikuti kuliah di Perguruan tinggi tetapi tidak selesai, baik yang memiliki pengalaman kerja untuk dapat melanjutkan pada program Sarjana.

– Lulusan Sarjana dan pernah mengikuti kuliah pada program Magister tetapi tidak selesai, baik yang memiliki pengalaman kerja maupun yang tidak untuk dapat melanjutkan pada program Magister.

ringkas.kemendikbud.go.id/PBPPRPLTIPEA

PROGRAM KAMPUS MERDEKA

Ambil Kendali Masa Depanmu! Kampus Merdeka adalah cara terbaik berkuliah. Dapatkan kemerdekaan untuk membentuk masa depan yang sesuai dengan aspirasi kariermu. Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempaatan bagi mahasiswa/i untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan. Dengan mengikuti program-program Kampus Merdeka Mahsiswa dapat :

1. Kegiatan praktik di lapangan akan dikonversi menjadi SKS

2. Eksplorasi pengetahuan dan kemampuan di lapangan selama lebih dari satu semester

3. Belajar dan memperluas jaringan di luar program studi atau kampus asal

4. Menimba ilmu secara langsung dari mitra berkualitas dan terkemuka

Program yang sedang berjalan :

1.Kampus Mengajar (Periode Registrasi 15 Juni 2021 – 5 Juli 2021)

2.Magang (Periode Registrasi 10 Juni 2021 – 31 Juli 2021)

3.Pertukaran Mahasiswa Merdeka (Periode Registrasi 14 Juni 2021- 2 Juli 2021)

4.Studi Independen (Periode Registrasi 10 Juni 2021- 31 Juli 2021)

Program yang akan dibuka :

1. Indonesian International Student Mobility Awards

2. Membangun Desa (KKN Tematik)

3. Proyek Kemanusiaan

4. Riset atau Penelitian

Kamu bisa mendaftar program-program dari Kampus Merdeka tersebut di website Kampus Merdeka di link : https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/program

Penandatanganan Memorandum Of Implementasi antara Prodi-Prodi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado dengan Prodi-Prodi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontal

Penandatanganan Mometandum Of Implementasi antara Prodi-prodi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manadi dengan Prodi-prodi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo guna menciptakan fakultas yang bermutu dan dapat bersaing dengan fakultas ekonomi di universitas lainnya, kerja sama ini dilaksanakan pada tanggal 5 juli 2021.

Penting!

Etika Komunikasi Mahasiswa Dengan Dosen

Bagi Anda yang baru lulus dari bangku Sekolah Menengah Atas / Kejuruan, perguruan tinggi dapat terasa seperti sebuah dunia lain. Pepatah yang mengatakan bahwa masa-masa di sekolah (terutama SMA/SMK) merupakan masa-masa yang paling indah, akan terasa benar adanya. Perguruan tinggi dengan banyak tantangannya seperti tinggal jauh dari orang tua, lingkungan sosial yang sama sekali baru, jadwal kuliah yang padat, tugas yang begitu banyak, dll, akan terasa begitu melelahkan bagi mahasiswa. Namun dari semua itu, tantangan untuk dapat berkomunikasi secara harmonis dengan dosen bisa jadi merupakan tantangan yang paling penting.

Untuk berhasil di perguruan tinggi, lambat laun Anda pasti akan berkomunikasi dengan dosen-dosen Anda. Perlu Anda pahami bahwa seorang dosen bukanlah sebuah server yang selalu siap sedia melayani apapun kemauan anda, mereka adalah salah satu figur pemegang otoritas di kampus. Dosen juga bukanlah bos Anda, karena mereka tidak membayar Anda untuk menyelesaikan berbagai tugas – jika Anda tidak menyelesaikan pekerjaan Anda, itu tidak menyakiti mereka, hanya Anda yang akan merugi.

Dalam situasi paling ideal, dosen Anda merupakan seorang ahli yang berpengetahuan luas tentang apa pun yang Anda pelajari, yang akan membimbing Anda untuk menambah pemahaman dan keahlian dalam bidang tersebut. Mereka dapat menginspirasi Anda untuk melakukan yang terbaik, seperti pelatih yang baik, atau mereka dapat membuat hidup Anda sengsara, seperti bos yang buruk. Terkadang perbedaannya adalah bagaimana Anda berkomunikasi dengan mereka.

TIPE-TIPE DOSEN

Ada banyak sekali tipe-tipe dosen yang mungkin akan anda temui. Dosen Anda mungkin orang yang santai. Dia mungkin sangat lucu. Dia mungkin sangat lembut ketika berbicara. Seorang dosen bisa menjadi ekstrovert atau introvert, berpikiran terbuka atau otoriter, akrab atau formal. Mereka mungkin percaya diri, canggung, atau berhati-hati. Bisa jadi juga mereka masih gugup di depan kelas meskipun telah berpengalaman 20 tahun dalam mengajar.

Hal yang harus Anda ingat adalah, bahwa dosen memiliki banyak otoritas di kelas, dia akan menjadi orang yang menilai pekerjaan Anda. Berbeda dengan guru sekolah menengah yang memiliki kewajiban untuk melakukan segala yang mungkin untuk membuat Anda naik kelas, dosen tidak memiliki pekerjaan itu. Pekerjaan dosen adalah menyajikan informasi, pengetahuan, dan ide kepada Anda. Tugas Anda adalah belajar. Jadi kepentingan utama Anda adalah untuk berkomunikasi secara efektif dengan orang-orang yang akan membimbing Anda di beberapa tahun paling penting dalam hidup Anda..

Etika Komunikasi Mahasiswa Dengan Dosen Melalui SMS, Whatsapp, Messenger Dan Aplikasi Pesan Lainnya

1. Perhatikan Waktu. Hubungi dosen saat jam kerja. Jika diluar itu, hindari menghubungi ketika waktu istirahat, beribadah, atau kesibukan umum lainnya. Misalnya, waktu sebelum pukul 07.00 atau diatas pukul 20.00 atau waktu istirahat/ibadah.

2. Gunakan bahasa umum dan dimengerti, tanda baca yang baik dan konteks formal. Hindari menyingkat, tidak bertele-tele, tidak alay dan tidak memerintah. Contoh: “dmn, kpn, bgmn, otw, sy”, dan hindari juga kata-kata non-formal “aku, ok” serta pastikan tidak ada kesalahan penulisan (typo).

3. Ucapkan Salam. Awali pesan dengan ucapan salam dan kata maaf untuk menunjukan sopan santun. Contoh, Selamat siang/sore , … Mohon maaf mengganggu waktu bapak/ibu.

4. Sebutkan Identitas. Pastikan menyampaikan identitas lengkap sebelum pembicaraan. Contoh, Saya Putra Ramay, Mahasiswa Prodi Manajemen Angkatan 2019.

5. Sampaikan keperluan dengan singkat namun jelas. Saya hendak mengingatkan bahwa besok ada kuliah Akuntansi Biaya pukul 08.00 di Ruang FE 01.

6. Ucapkan Terima Kasih. Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih atau salam sebagai penutup. Format Umum: (Salam). (Identitas). (Tujuan). (Terima Kasih). (Salam Penutup).

Melalui Telepon Atau Voice Call

1. Gunakan tata cara seperti di atas dengan memperhatikan waktu kapan saudara menghubungi.

2. Hindari menghubungi setelah pukul 20.00 dan sebelum pukul 07.00 atau saat waktu beribadah kecuali dalam kondisi darurat.